Monday, 28 March 2016

Teh hijau selalu dikaitkan dengan manfaat kesehatan, sebab jenis minuman ini berasal dari bahan alami yang berkhasiat membantu penurunan berat badan dan memiliki antioksidan yang baik. Namun, tak selamanya mengonsumsi teh hijau membuat tubuh sehat, sebab ada efek samping dari teh hijau untuk tubuh manusia.

Membatasi konsumsi teh hijau setiap hari sangat dianjurkan agar tubuh terhindar dari efek samping. Ketika seseorang berlebihan konsumsi teh hijau akan menyebabkan kerusakan organ pada tubuh, hingga risiko keguguran pada ibu hamil. Berikut risiko teh hijau yang perlu diketahui.

- Masalah perut
Tanin yang hadir dalam hijau mampu meningkatkan keasaman lambung, sehingga menyebabkan sakit perut, mual, dan sembelit. Untuk menghindarinya, jangan mengkonsumsi teh hijau saat perut kosong.

- Timbulkan anemia
Dosis tinggi teh hijau dapat membahayakan akibat dampak pengurangan daya serap zat besi dari makanan yang dibutuhkan oleh tubuh, sehingga menyebabkan anemia. Sebaiknya konsumsi teh hijau bersamaan dengan lemon atau buah lainnya yang kaya akan vitamin C.

- Sakit kepala
Menurut penelitian, kandungan kafein dalam teh hijau adalah salah satu faktor risiko utama timbulnya sakit kepala kronis. Peneliti juga telah mengamati, konsumsi teh hijau harus dihindari oleh penderita vertigo dan migrain.

- Masalah Tidur
Kafein dalam teh hijau juga bisa menginduksi otak untuk meningkatkan produksi adrenalin, sehingga membuat seseorang kesulitan untuk tidur.

- Detak jantung
Kafein dalam teh hijau menyebabkan detak jantung tidak teratur. Hal ini merangsang otot-otot jantung berkontraksi saat istirahat, bahkan juga dapat menghasilkan gangguan kardiovaskular yang berlebih.

- Sebabkan diare
Diare adalah efek samping lain dari minum teh hijau secara berlebihan. Efek pencahar kafein merangsang otot-otot usus berkontraksi dan rileks, yang menghasilkan peningkatan kebutuhan untuk mengeluarkan kotoran. Kadang-kadang menyebabkan kondisi seperti diare.

Singkong adalah salah satu jenis makanan yang berasal kelompok dari umbi bahkan daunnya pun bisa dimasak. Daun singkong biasanya diolah menjadi beberapa menu masakan yang melezatkan. Di Indonesia singkong sangat disukai orang, karena harganya yang relatif murah menjadikan makanan ini sebagai cemilan dikala santai.
Baik singkong ataupun daunnya adalah makanan yang dapat meningkatkan nafsu makan karena mengandung antiosidan, antikanker. Berikut ini beberapa manfaat singkong untuk kesehatan tubuh Anda :

1. Mengobati Sakit Kepala
Jika merasa sakit kepala sebaiknya jangan langsung minum. Lebih baik jika menggunakan singkong. Caranya dengan menghaluskan daun singkong, lalu kompresksn pada kepala Anda.

2. Menurunkan Demam
Jika demam, ambil 300 gram daun dan 60 gram batang singkong lalu rebus dengan 800 cc air. Setelah itu, biarkan rebusan berkurang hingga 400 cc. Setelah itu, saring air sebelum diminum, sebaiknya dikonsumsi dua kali sehari pagi dan sore hari

3. Mengobati Rematik
Singkong dapat digunakan untuk mengobati penyakit rematik. Ada dua cara mengobatinya, dapat dilakukan dari luar dan dalam.
 - Untuk pengobatan dalam, ambil 100 gram  batang singkong, 15 gram jahe, garam dan serai. Rebus semua bahan dengan menggunakan 1000 cc air dan biarkan rebusan berkurang hingga 400 cc. Setelah itu, minumlah sebanyak 200 cc dua kali sehari pagi dan sore. Lakukan selama dua hari.
- Sedangkan untuk pengobatan dari luar, haluskan lima lembar daun singkong dengan 15 gram jahe. Lalu oleskan pada bagian tubuh yang terasa sakit.

4. Mengatasi Diare
Jika terkena diare, ambil tujuh lembar daun singkong lalu rebus dengan 800 cc air. Lalu biarkan rebusan berkurang hingga 400 cc. Setelah itu, saring airnya dan siap untuk diminum

Singkong bukan hanya menjadi cemilan yang sehat Namun dapat digunakan sebagai obat dari beberapa penyaklit yang perlu Anda ketahui.

Recent Post

    Popular Posts